![]()
SANGIHE, Bintang Nusa Utara.com – Potensi sarang burung walet di Pulau Kalama, Kecamatan Tatoareng, kembali mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Komoditas bernilai ekonomi tinggi ini diketahui menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Sebagai bentuk dukungan terhadap sektor tersebut, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, melakukan kunjungan kerja ke Pulau Kalama, Kamis (30/4/2026). Dalam kunjungan itu, Bupati bahkan turun langsung ke dalam gua untuk mengikuti proses panen sarang burung walet bersama masyarakat setempat.
Kehadiran orang nomor satu di Sangihe itu tidak hanya bersifat seremonial. Ia ikut merasakan langsung tantangan yang dihadapi para pemanen, mulai dari medan yang sulit hingga risiko keselamatan saat berada di dalam gua.
“Ini pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami bisa melihat dan merasakan langsung bagaimana masyarakat berjuang dalam proses panen, termasuk risiko yang mereka hadapi,” ujar Thungari.
Menurutnya, potensi sarang burung walet harus dikelola secara berkelanjutan agar tetap menjadi sumber ekonomi bagi daerah dan masyarakat. Ia pun mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian habitat burung walet.
“Kita berharap sumber daya alam ini tetap terjaga dan bisa terus memberikan manfaat bagi generasi mendatang,” tambahnya.
Kunjungan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Kepala Desa Kalama, Eksplandriks Kahimpong, menyebut kehadiran Bupati yang turun langsung ke lokasi panen menjadi kebanggaan tersendiri.
“Sudah beberapa kali bupati datang ke sini, tapi baru kali ini ada yang masuk langsung ke gua dan ikut panen bersama masyarakat,” ungkapnya.
Selain mengikuti panen walet, dalam kunjungan kerja itu Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe juga menggelar sejumlah kegiatan sosial, seperti pengobatan gratis, pemberian bantuan bagi siswa, serta pasar murah bagi masyarakat. (e’Q)


