![]()

SANGIHE, Bintang Nusa Utara.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengambil langkah proaktif dalam mengantisipasi dampak perbaikan Kabel Palapa Ring Tengah segmen Morotai–Melonguane yang diperkirakan akan memengaruhi layanan telekomunikasi di wilayah kepulauan. Hal tersebut disampaikan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., saat menghadiri rapat sosialisasi dan koordinasi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta BAKTI, Selasa (28/7/2026).
Dalam pertemuan yang juga dihadiri Bupati Kepulauan Talaud dan Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), dibahas rencana teknis perbaikan kabel serat optik bawah laut yang mengalami kerusakan akibat aktivitas seismik di wilayah utara Sulawesi.
BAKTI Komdigi menjelaskan, hasil pemeriksaan menemukan dua inti (core) kabel telah putus, sementara 24 inti lainnya mengalami tekanan tinggi (high bending) yang berpotensi menyebabkan kerusakan lebih lanjut jika tidak segera diperbaiki. Lokasi kerusakan berada sekitar 95 kilometer dari Stasiun Palapa Ring Morotai pada kedalaman kurang lebih 3.400 meter di bawah permukaan laut, sehingga membutuhkan kapal dan peralatan khusus untuk proses perbaikannya.
Menghadapi kondisi tersebut, Bupati Michael Thungari menyampaikan sejumlah usulan strategis kepada Komdigi dan BAKTI.
Salah satunya adalah memperkuat jalur Manado–Ondong sebagai jalur utama konektivitas yang melayani wilayah Sangihe, Talaud, dan Sitaro agar layanan komunikasi tetap terjaga selama pekerjaan berlangsung.
Selain itu, Bupati juga meminta optimalisasi 106 titik layanan internet BAKTI yang tersebar di berbagai fasilitas publik di Kabupaten Kepulauan Sangihe, seperti sekolah, puskesmas, dan kantor kampung, sehingga pelayanan pemerintahan dan masyarakat tetap berjalan.
Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Sangihe juga mendorong operator telekomunikasi, khususnya Telkomsel, untuk memaksimalkan jaringan cadangan berbasis radio dan layanan internet satelit. Bahkan, Komdigi bersama BAKTI diharapkan dapat berkoordinasi dengan Starlink agar memberikan prioritas kapasitas layanan internet satelit bagi wilayah Sangihe, Talaud, dan Sitaro selama proses perbaikan berlangsung.
Bupati juga menekankan pentingnya komitmen penyedia layanan internet dalam menjaga kualitas layanan kepada pelanggan, termasuk pemberian kompensasi apabila terjadi penurunan kualitas layanan akibat proses perbaikan.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan layanan internet secara bijaksana. Pemkab memastikan akan terus berkoordinasi dengan Komdigi, BAKTI, serta seluruh operator telekomunikasi guna meminimalkan dampak gangguan konektivitas dan menjaga kelancaran pelayanan publik selama masa perbaikan Kabel Palapa Ring Tengah. (e’Q)


