![]()
SANGIHE, Bintangnusautara.com — Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi salah satu daerah tujuan Kunjungan Kerja Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi, pada Rabu, (17/12/2025), dalam rangka memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi menghadapi arus mudik dan balik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kunjungan kerja tersebut turut diikuti jajaran pimpinan Kementerian Perhubungan, di antaranya Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Direktur Jenderal Perkeretaapian, Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry, Direktur Utama Jasa Marga, serta Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.

Kehadiran Menteri Perhubungan di Sangihe menjadi angin segar bagi daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dalam konektivitas transportasi. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menteri Dudy Purwagandhi juga menyempatkan diri bernostalgia dengan mengunjungi kawasan Jalan Larenggam, Kelurahan Sawang Bendar, lokasi rumah yang pernah ditinggalinya semasa kecil bersama orang tua, yang kala itu bertugas di salah satu perbankan di Tahuna pada era 1970-an.
Selain agenda tersebut, Menteri Perhubungan melakukan peninjauan langsung Bandara Naha Kecamatan Tabukan Utara dan Pelabuhan Nusantara Tahuna guna melihat kondisi infrastruktur serta kesiapan pelayanan transportasi. Menteri juga menaiki Kapal Tol Laut Angkutan Penumpang Sabuk 95 untuk memastikan kelayakan armada dan pelayanan angkutan laut menuju pulau-pulau di wilayah Kepulauan Sangihe.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menyampaikan sejumlah aspirasi strategis Pemerintah Daerah kepada Menteri Perhubungan. Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain kebutuhan penambahan pelabuhan feri di wilayah Kota Tahuna guna memperlancar arus transportasi orang dan barang, serta perbaikan infrastruktur pelabuhan di sejumlah wilayah kepulauan yang saat ini mengalami kerusakan.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Perhubungan menyatakan dukungannya dan membuka ruang tindak lanjut dengan meminta Pemerintah Daerah untuk segera menyampaikan proposal resmi ke Kementerian Perhubungan di Jakarta agar dapat dipelajari dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan konektivitas transportasi, sekaligus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kepulauan Sangihe. (*e’Q)
