Manajemen KM Geovani Angkat Bicara, Pelayaran ke Sangihe Tertunda karena Kendala Regulasi

Share to

Loading

SANGIHE, Bintangnusautara.com — Setelah ramai dibicarakan oleh warga Kepulauan Sangihe dalam beberapa hari terakhir, pihak manajemen PT Pelayaran Berkat Rehobot selaku pengelola Kapal Motor (KM) Geovani akhirnya angkat bicara terkait belum terealisasinya pelayaran kapal tersebut untuk melayani rute ke Kabupaten Kepulauan Sangihe, khususnya di tengah tingginya kebutuhan transportasi laut menjelang Natal dan Tahun Baru.

Dalam keterangannya, manajemen PT Pelayaran Berkat Rehobot menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe atas informasi pelayaran KM Geovani yang hingga saat ini belum dapat terlaksana. Pihak manajemen mengakui bahwa kebutuhan kapal penumpang bagi masyarakat Sangihe saat ini sangat tinggi, seiring meningkatnya mobilitas warga pada momentum hari raya.

“Kami menyadari sepenuhnya kebutuhan masyarakat Sangihe terhadap layanan transportasi laut, terutama menjelang Natal dan Tahun Baru. Namun hingga saat ini, kami masih terkendala regulasi pemerintah dalam membuka jalur pelayaran baru,” ungkap Hendra, Senin (29/12/2025).

Selain kendala regulasi, pihak operator juga menyebutkan belum adanya penetapan tarif penumpang sebagai salah satu faktor utama yang menghambat operasional kapal. Proses administrasi tersebut masih terus berjalan dan harus diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tarif penumpang sampai sekarang belum kami terima. Sambil menunggu seluruh administrasi selesai, kami mohon maaf karena belum dapat memenuhi harapan masyarakat,” tambahnya.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Kepulauan Sangihe turut memberikan pandangannya. Ia menegaskan bahwa kebutuhan transportasi, baik darat, laut, maupun udara, pada prinsipnya merupakan tanggung jawab pemerintah.

“Sesungguhnya kebutuhan transportasi darat, laut, dan udara bagi masyarakat itu adalah tanggung jawab pemerintah. Ketika ada partisipasi dari masyarakat atau pihak swasta yang ingin bersama pemerintah memenuhi kebutuhan transportasi, seharusnya pemerintah tampil paling utama memfasilitasi agar kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” tegas Fentje Janis Ketua PPWI Kab. Sangihe.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan masyarakat Sangihe agar pemerintah provinsi turut memberikan perhatian serius terhadap persoalan transportasi laut di wilayah kepulauan perbatasan.

“Sebagai masyarakat Sangihe, kami hanya berharap Bapak Gubernur Sulawesi Utara dapat melihat secara langsung kebutuhan-kebutuhan masyarakat, khususnya transportasi laut yang sampai saat ini belum sepenuhnya menjangkau pulau-pulau di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe,” tambahnya.

Sementara itu, manajemen PT Pelayaran Berkat Rehobot menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan perizinan agar KM Geovani dapat segera beroperasi dan melayani masyarakat Kepulauan Sangihe. Pihaknya berharap proses tersebut dapat segera dirampungkan demi mendukung kelancaran transportasi laut di wilayah kepulauan. (e’Q)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!