SPPG Petta Timur Resmi Beroperasi, Pemkab Sangihe Perkuat Komitmen Pemenuhan Gizi Masyarakat

Share to

Loading

SANGIHE, ⭐Bintangnusautara.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus menunjukkan dukungan nyata terhadap program prioritas nasional di bidang kesehatan dan gizi masyarakat. Hal ini ditandai dengan peresmian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Petta Timur dalam rangka pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang digelar di SD YPK GMIST Enemawira, Kecamatan Tabukan Utara, Senin (26/1/2026).

Program MBG merupakan bagian dari agenda strategis nasional yang difokuskan pada peningkatan kualitas gizi anak usia sekolah serta kelompok rentan, seperti ibu hamil dan ibu menyusui. Melalui SPPG Petta Timur yang dikelola Yayasan Garuda Jaya Indonesia, program ini pada tahap awal menyasar sebanyak 1.292 siswa dan 246 penerima manfaat non-peserta didik.

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari memberikan sambutan pada launching MBG Petta Timur

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, menyampaikan bahwa kehadiran SPPG Petta Timur menjadi langkah konkret dalam mendukung visi pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik sejak dini menjadi fondasi penting bagi masa depan generasi muda.

“Program Makan Bergizi Gratis ini dirancang sebagai investasi jangka panjang. Anak-anak yang tercukupi gizinya akan tumbuh lebih sehat, lebih fokus belajar, dan memiliki peluang lebih besar untuk berkembang secara optimal,” ujar Bupati.

Pelajar SD YPK GMIST Yerusalem Enemawira sebagai penerima manfaat MBG

Ia menambahkan, Kabupaten Kepulauan Sangihe menjadi salah satu wilayah yang mendapat prioritas pengembangan SPPG, dengan rencana pembangunan sembilan unit dapur layanan gizi. Keberadaan SPPG tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga memberikan efek berganda bagi perekonomian lokal.

“Operasional SPPG membuka peluang kerja baru, termasuk bagi tenaga gizi dan masyarakat sekitar, serta mendorong perputaran ekonomi melalui pemanfaatan bahan pangan lokal,” jelasnya.

Bupati Thungari juga menekankan pentingnya profesionalisme pengelola dalam menjalankan layanan, khususnya dalam menjaga standar kebersihan, kualitas bahan makanan, serta ketepatan distribusi. Ia berharap program ini dapat berjalan berkelanjutan dan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan peresmian tersebut turut dihadiri Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Gregorius Londo, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Julien Manangkalangi, S.Pd., Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir. Rentje Tamboto, unsur Forkopimcam Tabukan Utara, para kapitalaung kampung setempat, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. (FJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!