Sangihe Percepat Transformasi Digital, Bupati Michael Thungari Resmikan Kolaborasi dengan BPSDM Komdigi

Share to

Loading

SANGIHE, ⭐Bintangnusautara.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam membangun ekosistem digital kian nyata. Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan BPSDM Komdigi sebagai langkah strategis memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi dan digital.

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan bersama Kepala BPSDM Komdigi, Bonifasius W Pudjianto, Rabu (25/02/2026), dengan fokus pada pengembangan ASN digital, talenta digital, UMKM berbasis digital, serta perangkat desa yang adaptif terhadap teknologi.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa transformasi digital bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat.

“Transformasi digital telah mengubah cara kita bekerja, melayani, dan berinteraksi. Pemerintah daerah harus mampu beradaptasi agar pelayanan publik semakin efektif, transparan, dan akuntabel,” ujar Thungari.

Sebagai daerah kepulauan di wilayah perbatasan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Sangihe menghadapi tantangan tersendiri dalam pemerataan akses dan peningkatan kualitas SDM digital. Karena itu, kolaborasi dengan BPSDM Komdigi dinilai sebagai langkah tepat untuk mempercepat penguatan kapasitas masyarakat dan aparatur pemerintah.

Program kerja sama ini mencakup pelatihan dan sertifikasi kompetensi digital, peningkatan literasi digital masyarakat, penguatan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), hingga pengembangan talenta digital lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Seluruh kegiatan pelatihan akan difasilitasi oleh BPSDM Komdigi dan dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) dari kategori “cukup” menuju kategori “tinggi”.

Bupati juga menekankan bahwa pengembangan SDM digital merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing daerah di masa depan. Dengan SDM yang unggul dan adaptif, Sangihe diyakini mampu membuka peluang ekonomi digital yang lebih luas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kerja sama ini adalah awal dari langkah besar menuju Sangihe yang lebih maju, modern, dan kompetitif di era digital,” pungkasnya. (e’Q)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!