Pemkab Sangihe–Kementerian PU Sepakati Pembangunan SPAM Bungalawang Tahuna Senilai Rp12 Miliar

Share to

Loading

SANGIHE, ⭐Bintangnusautara.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Provinsi Sulawesi Utara secara resmi menyepakati pembangunan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bungalawang Tahuna. Proyek strategis ini didukung anggaran sebesar Rp.12 miliar dan menjadi bagian penting dalam pengembangan Kawasan Khusus Perbatasan di Kota Tahuna.

Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., bersama Kepala BPBPK Provinsi Sulawesi Utara, Ir. Reza Riska Pratama, S.T., bertempat di Kantor BPBPK Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (20/01/2026). Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Perumda Ake’u Banua, Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta Kepala Bidang Cipta Karya dan Bina Konstruksi.

Bupati Michael Thungari dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan SPAM Bungalawang Tahuna merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat, khususnya pemenuhan kebutuhan air bersih.

“Air bersih adalah kebutuhan mendasar masyarakat. Pembangunan SPAM Bungalawang Tahuna ini menjadi prioritas kami karena masih ada wilayah yang mengalami keterbatasan debit air, terutama di Towo’e dan sebagian Kecamatan Tahuna Timur,” ujar Bupati.


Menurut Bupati, jaringan perpipaan yang akan melintasi wilayah Apes hingga Tidore diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang terhadap persoalan ketersediaan air bersih, sekaligus mendukung pertumbuhan wilayah perkotaan dan kawasan perbatasan.

“Kami berharap dengan terbangunnya jaringan perpipaan ini, distribusi air bersih dapat lebih merata, kualitas pelayanan meningkat, dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara berkelanjutan,” lanjutnya.


Selain perluasan jaringan, proyek ini juga mencakup penggantian pipa asbes dan pipa GIF yang telah digunakan sejak tahun 1978. Bupati menilai langkah tersebut sangat penting dari sisi kesehatan dan efisiensi jaringan.

“Penggantian pipa lama ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga soal kualitas air dan kesehatan masyarakat. Dengan pipa baru, kebocoran bisa ditekan dan mutu air dapat lebih terjamin,” tegas Bupati.


Bupati Michael Thungari juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum melalui BPBPK Provinsi Sulawesi Utara atas dukungan dan sinergi yang telah terbangun dengan baik.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian PUPR melalui BPBPK Sulawesi Utara atas dukungan nyata ini. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berkomitmen untuk memenuhi seluruh readiness criteria agar pelaksanaan proyek berjalan tepat waktu dan sesuai perencanaan,” katanya.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menargetkan proses kontrak pekerjaan dapat diselesaikan paling lambat pada April 2026, sehingga peningkatan pelayanan air bersih dapat dirasakan masyarakat secara bertahap hingga akhir tahun 2026.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Barang Milik Negara (BMN) Kementerian Pekerjaan Umum yang dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta penyampaian usulan sejumlah proyek strategis daerah untuk Tahun Anggaran 2027. (e’Q)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!