![]()
SANGIHE, ⭐Bintangnusautara.com – Operasi Ketupat Samrat adalah sebagai operasi kemanusiaan terpusat untuk menjamin keamanan, kelancaran, dan ketertiban arus mudik dan balik Lebaran 2026, serta menciptakan situasi kondusif selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriyah, hal ini ditegaskan Bupati Michael Thungari, saat pimpin apel gelar pasukan operasi samrat ketupat di ruang serbaguna Polres Sangihe, Kamis (12/03/2026).
Menurut Bupati saat menyampaikan sambutan pemerintah daerah, apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sebagai bentuk persiapan jajaran Kepolisian bersama TNI pemerintah daerah serta instansi terkait dalam rangka mendukung pelaksanaan operasi ketupat samrat Tahun 2026 untuk pengamanan perayaan hari raya idul Fitri 1447 Hijriyah Tahun 2026.

“Dipastikan momentum hari raya idul Fitri identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat serta aktivitas sosial dan ekonomi, oleh karena itu kesiapan personil sarana pendukung serta koordinasi lintas sektor menjadi sangat penting untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga dengan baik,” ucap Bupati.
Kepada seluruh personil yang terlibat dalam operasi ketupat samrat 2006 saya mengajak kita semua agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab menjunjung tinggi profesionalitas serta mengedepankan pendekatan yang humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui apel gelar pasukan ini kita berharap seluruh unsur yang terlibat benar-benar siap melaksanakan tugas pengamanan sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya idul Fitri dengan aman tertib dan penuh keberkahan semoga Tuhan yang maha kuasa senantiasa memberikan perlindungan dan kekuatan kepada kita semua dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada Bangsa dan Negara,” kunci Bupati. (e’Q)


