![]()

SANGIHE, Bintang Nusa Utara.com – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Godfried Pella, SP, MM, mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan stabilitas daerah, khususnya pascagempa yang mengguncang wilayah Kepulauan Sangihe beberapa waktu lalu.

Menurut Pella, situasi darurat akibat bencana alam membutuhkan kerja sama dan koordinasi yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat agar penanganan dampak bencana dapat berjalan dengan baik.
“Keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat merupakan prioritas utama. Dalam kondisi apa pun, termasuk saat terjadi bencana, pemerintah harus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Pella saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2026).

Ia menjelaskan, gempa bumi yang terjadi pada Senin (8/6/2026) sempat menimbulkan kepanikan di sejumlah wilayah, terutama bagi warga yang bermukim di kawasan pesisir pantai. Pemerintah daerah bersama instansi terkait langsung bergerak cepat melakukan langkah-langkah penanganan dan mitigasi.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni memastikan keselamatan warga dan pasien di fasilitas kesehatan. Di RSUD Liun Kendage Tahuna, misalnya, pasien sempat dievakuasi ke area yang lebih aman sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gempa susulan.

Pella mengapresiasi respons cepat Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan Wakil Bupati Thendris Bulahari yang segera mengoordinasikan rapat bersama Forkopimda dan pimpinan OPD untuk menentukan langkah-langkah penanganan bencana.
“Dalam situasi seperti ini, kecepatan dan ketepatan mengambil keputusan sangat penting. Pemerintah daerah langsung menggelar rapat koordinasi untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani,” katanya.

Lebih lanjut, Pella menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menginstruksikan pendataan secara menyeluruh terhadap rumah dan fasilitas warga yang mengalami kerusakan akibat gempa, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.
Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan kebutuhan anggaran serta penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
“Pemerintah ingin memastikan seluruh warga yang terdampak terdata dengan baik, sehingga bantuan dapat diberikan secara tepat sasaran sesuai tingkat kerusakan yang dialami,” jelasnya.

Pella menegaskan, melalui kebersamaan dan koordinasi yang baik antara pemerintah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat, Kabupaten Kepulauan Sangihe diyakini mampu menghadapi berbagai tantangan dan tetap menjaga kondisi daerah yang aman, kondusif, serta terkendali.
Advertorial (e’Q)


