Bupati dan 65 Pejabat Pemkab Sangihe Jalani Tes Urine, Wujudkan ASN Bersih Narkoba

Share to

Loading

SANGIHE, Bintang Nusa Utara.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menunjukkan komitmen serius dalam memerangi penyalahgunaan narkotika dengan menggelar tes urine bagi pejabat tinggi pratama dan aparatur sipil negara (ASN), Jumat (10/7/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo tersebut diikuti sebanyak 65 pejabat, termasuk Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kepulauan Sangihe.

Pelaksanaan tes urine ini merupakan implementasi awal Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Kepulauan Sangihe Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika.

Bupati Michael Thungari mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan birokrasi yang bersih, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

“Tes urine ini adalah bagian dari upaya pencegahan sekaligus implementasi Perda yang telah ditetapkan. ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat, tidak hanya melalui kinerja, tetapi juga dengan menjaga integritas, moral, dan kepatuhan terhadap hukum,” ujar Thungari.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan tersebut bukan bertujuan mencari kesalahan aparatur, melainkan sebagai langkah deteksi dini dan pembinaan agar seluruh ASN tetap profesional dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala BNNK Kepulauan Sangihe Meyland Manarat memberikan apresiasi atas inisiatif Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang dinilai menjadi contoh nyata dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemerintahan.
Menurutnya, tes urine merupakan salah satu instrumen penting dalam mendeteksi secara dini potensi penyalahgunaan narkotika, sekaligus memperkuat budaya kerja yang bersih dan berintegritas.

“Komitmen pemerintah daerah ini menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi Perda Nomor 3 Tahun 2026. Ke depan, program pencegahan akan terus diperluas hingga menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” kata Manarat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap tercipta lingkungan kerja yang sehat, profesional, dan bebas narkoba, sehingga pelayanan publik dapat berjalan secara optimal serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi pemerintah. (e’Q)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *