‎

Rekam Jejak Bicara! Franky Nantingkase Siap Bertarung Rebut Ketua Pelka Bapak Sinode GMIST

Share to

Loading

SANGIHE, Bintang Nusa Utara com- Persaingan menuju kursi Ketua Pelka Bapak Sinode GMIST periode 2026–2031 mulai menghangat. Di antara sejumlah figur yang disebut siap bertarung, nama Pnt. Franky Nantingkase, S.Pi., mencuri perhatian berkat rekam jejak pelayanan dan program pemberdayaan yang dijalankannya.

Nantingkase bukan figur baru dalam pelayanan Pelka Bapak GMIST. Selama periode 2021–2026, ia dinilai mampu membangun semangat pelayanan di tingkat Resort Tahuna, termasuk menjangkau jemaat-jemaat yang berada di wilayah kepulauan.
Tak hanya berfokus pada kegiatan ibadah, kepemimpinannya juga diwarnai upaya mendorong kemandirian ekonomi anggota melalui program di bidang pertanian dan peternakan.

Pendekatan ini dinilai menjadi salah satu nilai tambah yang membuat namanya diperhitungkan dalam bursa calon ketua sinode.
Sejumlah pengurus Pelka Bapak di Tahuna menilai Nantingkase memiliki pengalaman yang relevan untuk memimpin pelayanan dalam lingkup yang lebih luas.

“Memimpin Pelka Bapak Resort Tahuna bukan perkara mudah. Ada jemaat yang berada di kepulauan, tetapi berbagai program pelayanan tetap diupayakan agar menyentuh langsung kebutuhan anggota dan masyarakat,” ungkap sejumlah pengurus Pelka Bapak di Tahuna.

Mereka juga menyoroti kesiapan Resort Tahuna menjadi tuan rumah sejumlah kegiatan Pelka Bapak Sinode ketika pelaksanaan di resort lain menghadapi kendala. Bahkan, dalam kondisi persiapan yang terbatas, kegiatan tetap diupayakan terlaksana.

Bagi mereka, pengalaman tersebut menjadi bagian dari rekam jejak yang layak dipertimbangkan dalam menentukan pemimpin Pelka Bapak GMIST untuk lima tahun mendatang.
Senada dengan itu, Y. Silangen menilai pengalaman dan kontribusi Nantingkase menjadi alasan kuat untuk mendukung pencalonannya.
“Dari apa yang sudah dibuktikan Pnt. Nantingkase, beliau merupakan figur yang tepat untuk memimpin Pelka Bapak Sinode GMIST periode yang baru,” ungkap Silangen.

Sementara itu, Pnt. Franky Nantingkase menegaskan kesiapannya untuk maju, dengan tetap menghormati mekanisme pemilihan dan hak suara pengurus Pelka Bapak di setiap jemaat.

“Semua memiliki kerinduan untuk melakukan yang terbaik bagi Pelka Bapak Sinode GMIST. Namun, keputusan ada di tangan pengurus Pelka Bapak di setiap jemaat yang memiliki hak suara dalam pemilihan nanti. Secara pribadi, saya menyatakan siap mencalonkan diri sebagai Ketua Pelka Bapak Sinode GMIST,” tegas Nantingkase, saat di hubungi media ini Selasa (27/10/2026).

Ia berharap, apabila mendapat dukungan dan kesempatan, dirinya dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi pelayanan Pelka Bapak GMIST.

“Kalau teman-teman mendukung dan Tuhan mengizinkan, saya akan melakukan perubahan untuk lebih baik lagi bagi Pelka Bapak GMIST,” ujarnya.
Dengan pengalaman pelayanan di tingkat resort serta perhatian terhadap pemberdayaan ekonomi anggota, Nantingkase kini menjadi salah satu figur yang patut diperhitungkan dalam dinamika pencalonan Ketua Pelka Bapak Sinode GMIST periode 2026–2031.

Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan para pemilik hak suara. Rekam jejak, gagasan, serta komitmen pelayanan akan menjadi bagian penting dalam menentukan siapa yang dipercaya memimpin Pelka Bapak GMIST untuk lima tahun ke depan.

Penulis: Melky Polohindang

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *