‎

Maroko Tegaskan Komitmen Integritas Pemerintahan, PERSISMA Beri Apresiasi

Share to

Loading

RABAT, Bintang Nusa Utara com- Pemerintah Kerajaan Maroko mengambil langkah tegas dengan memberhentikan Madiha Khayr dari jabatannya sebagai Menteri Muda yang membidangi Pelatihan Profesional dan Kualifikasi. Keputusan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga integritas, akuntabilitas, dan tata kelola pemerintahan sesuai konstitusi.

Juru Bicara Pemerintah Maroko, Samir Belfkih, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui pertimbangan politik dan kelembagaan bersama koalisi mayoritas. Kepala Pemerintahan Fatima Ezzahra El Mansouri kemudian mengajukan permohonan pemberhentian kepada Raja Mohammed VI, yang disetujui sesuai Pasal 47 Ayat 4 Konstitusi Maroko.

Langkah ini bertujuan memastikan proses pembentukan pemerintahan berjalan sesuai ketentuan konstitusi sehingga kabinet dapat fokus menjalankan program strategis dan memenuhi aspirasi masyarakat.

Ketua Umum Perhimpunan Persaudaraan Indonesia-Sahara Maroko (PERSISMA), Wilson Lalengke, mengapresiasi keputusan tersebut. Menurutnya, tindakan cepat pemerintah menunjukkan komitmen terhadap integritas, etika kepemimpinan, dan kepentingan publik.

“Langkah cepat dan terukur ini membuktikan bahwa Kerajaan Maroko di bawah kepemimpinan Yang Mulia Raja Mohammed VI sangat menjunjung tinggi integritas serta kepercayaan publik,” ujar Wilson Lalengke dari Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Ia menilai, ketegasan dalam menghadapi polemik pejabat publik merupakan bagian penting dari penerapan prinsip good governance atau tata kelola pemerintahan yang baik.

Keputusan tersebut diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas politik dan kelancaran agenda pembangunan nasional Kerajaan Maroko. (e’Q)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *